Kamis, 17 November 2016

6 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Bisnis

6 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Bisnis



Memulai bisnis baru dari awal bukan sebuah usaha yang gampang. Anda harus melakukan semuanya dengan benar, dari memilih bidang bisnis yang tepat, memberi nama dengan baik dan menarik, memilih lokasi usaha yang strategis, hingga mengurus asuransi dan ijin usaha. Kesulitan-kesulitan itulah yang mendorong beberapa dari kita untuk membeli sebuah bisnis karena merasa lebih praktis dan mudah.

Namun, di balik semua kemudahan yang Anda dapatkan dengan membeli sebuah bisnis, Anda juga harus memperhatikan beberapa poin yang krusial. Hal ini demi mencegah kekecewaan di kemudian hari. Menurut kolumnis UsaToday.com Steven D. Strauss dalam bukunya “The Small Business Bible: Everything You Need to Know to Succeed in Your Small Business”, ada 6 hal penting yang harus diketahui sebelum membeli sebuah bisnis:

1. Alasan mengapa bisnis tersebut dijualMungkin saja sebuah bisnis dijual karena si pemilik bisnis saat itu sudah berniat untuk pensiun dan hendak mendapatkan uang tunai. Hal tersebut merupakan sebuah alasan yang baik. Alasan lainnya mungkin ialah usaha tersebut sedang bermasalah dan si pemilik ingin menjual usahanya yang hampir kolaps. Dan hal itu tentu bukan alasan yang baik. Pemilik bisnis sekarang memang bisa melakukan apa saja untuk memberikan kesan bahwa bisnisnya baik-baik saja dan menguntungkan. Namun, ia tidak bisa berbohong jika sudah berkaitan dengan hukum karena kebohongan atau pemberian informasi yang tidak sesuai fakta bisa  dianggap kebohongan. Jadi jangan lengah dengan hanya mengandalkan informasi lisan dari si pemilik bisnis. Dapatkan beberapa rujukan dari pemilik bisnis, yaitu orang-orang yang berhubungan dengan bisnis tersebut. Berbicaralah dengan mereka untuk menggali sebanyak mungkin informasi tentang bisnis yang akan Anda beli tersebut. Ajak bicara juga pemilik bisnis lain yang ada di sekitar bisnis yang hendak Anda beli.

2. Tingkat persainganSiapa saja yang akan menjadi pesaing bisnis Anda jika kelak Anda menjadi pemilik bisnis tersebut? Ketahui pula bagaimana cara si pemilik yang sekarang berkomunikasi dengan mereka. Keuntungan kompetitif apa yang Anda akan dapatkan jika bisnis tersebut sudah di tangan Anda?

3. Aset tak berwujud yang tak bisa dialihkanSejumlah bisnis berhasil berkat pemiliknya. Misalnya si pemilik memiliki banyak kolega dan relasi yang setia dan tak segan membantu, keahlian khusus, kharisma, dan sebagainya. Anda harus yakin bahwa Anda bisa menjalankan bisnis dengan baik saat bisnis itu di tangan Anda nanti.

4. Perubahan yang tertundaAmati dengan seksama apakah lingkungan di sekitar bisnis tersebut baik atau tidak. Apakah pemerintah atau pesaing potensial Anda memiliki rencana untuk daerah di mana Anda berada?

5. Hal yang harus diubahPastikan juga fasilitas dan infrastrukturnya masih dalam kondisi yang baik. Apakah dekorasinya sudah ketinggalan jaman? Bagaimana dengan saluran air dan listrik di sana? Tentu Anda tak mau membeli sebuah tempat berbisnis yang membuat Anda terjebak dengan biaya yang tinggi. Untuk alasan ini (begitu juga dengan pembelian rumah), tawaran apapun yang Anda buat harus mempertimbangkan pemeriksaan premis-premis.

6. Profitabilitas

Alasan yang mendorong Anda tertarik pada sebuah bisnis yang mapan ialah bahwa Anda ingin untuk dapat memperkirakan dengan akurat keuntungan. Cara satu-satunya untuk melakukannya yaitu dengan belajar sebanyak mungkin dari sumber-sumber pustaka dengan bimbingan akuntan Anda. Idealnya Anda harus mencermati serangkaian buku yang diterbitkan setidaknya dua tahun terakhir. (sumber)


Baca Lika-Liku Wirausaha di Ayopreneur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar